Sabtu, 16 Februari 2008

Pelaksanaan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kabupaten Cianjur yang jatuh pada tanggal 20 Ramadhan 1427 H atau 12 Oktober 2006, dipusatkan di Mesjid Agung Cianjur, Kamis (12/10)

Kegiatan yang mengambil tema “Dengan Peringatan Nuzulul Qur’an Kita Fahami, Hayati dan Amalkan Ajaran Al-Qur’an Agar Masyarakat Cianjur Lebih Cerdas, Lebih Sehat, Lebih Sejahtera dan Berakhlakul Karimah, Untuk Mendapat Ridho Allah SWT “ ini dihadiri oleh Bupati Cianjur. Drs, H, Tjetjep Muchtar Soleh, MM, Wakil Bupati Cianjur, Drs. H. Dadang Muchtar Soleh, MM, para Muspida, Ketua MUI, para pejabat pejabat Sipil, TNI, dan Polri serta para tokoh masyarakat lainnya.

Dalam laporannya Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Qur’an 1427 H, Drs. H. Asep Muslih mengatakan, dalam memperingati Nuzulul Qur’an yang bersamaan dengan Bulan Ramadhan ini melalui Panitia hari Besar Islam Kabupaten Cianjur (PHBI) telah mengadakan berbagai kegiatan kerohanian yang diselenggarakan di tingkat intansi, sekolah, masyarakat dan yang lainnya.

Di tingkat intansi atau pemerintahan kegiatan untuk mengisi bulan Ramadhan diisi dengan ditingkatkannya frekwensi sanroh, tadarus atau kajian Al-Qur’an-tafsir, kegiatan sosial, diadakannya taraweh keliling ke setiap kecamatan-kecamatan dan aneka perlombaan lainnya.

Sedangkan kegiatan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah yakni, pesantren kilat (sanlat) dan perlombaan-perlombaan atau kegiatan yang bernuansakan islami.

Tak mau ketinggalan, pada lapisan masyarakatpun beberapa kegiatan untuk mengisi bulan Ramadhan disetiap mesjid, mushola, madrasah dan pondok pesantren ini cukup semarak dan penuh khidmat, seperti, shalat tarawih berjamaah, ceramah rutin, tadarus dll.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan disamping kegiatan yang bersifat ubudiyah, telah dilakukan pula kegiatan seperti, pengumpulan zakat fitrah dan kegiatan yang bersifat ilmiah, yakni diskusi dan seminar tentang sekitar perkembangan Islam.

"Oleh karena itu melalui penghayatan, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an kita harus mampu meningkatkan kehidupan lahiriyah dan bathiniyah. Maka untuk meningkatkan kualitas kehidupan seperti itu mutlak harus mengupayakan kecerdasan berfikir. Hal ini sejalan pula dengan maksud dari ayat pertama dari Al-Qur’an yang diturunkan Allah SWT yaitu perintah untuk membaca" jelasnya.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, melalui kegiatan membaca dan memahami isi kandungan Al-Qur’an diharapkan akan menambah wawasan dalam berfikir. Hal ini pula akan memberikan motivasi kepada manusia, agar menyadari bahwa kemajuan yang didambakan sangat tergantung kepada kualitas wawasan, pengetahuan dan pengembangan pemikiran sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kecerdasan umat. Dengan meningkatkan kecerdasan umat berarti membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan potensi umat dalam menghadapi perkembangan global.

Ditambahkannya, bagi umat Islam keseluruhan isi kandungan Al-Qur’an itu jelas memuat kebenaran yang mutlak dan hakiki dan berlaku untuk seluruh umat manusia serta bersifat universal di segala zaman.

Diakhir sambutannya bupati berharap, hendaknya bulan suci Ramadhan ini dijadikan sarana untuk melatih diri, sehingga dapat terus meningkatkan amal ibadah dan amal soleh lainnya. Bupati pun menghimbau kapada masyarakat yang mampu untuk mengeluarkan zakat, infaq dan sadaqoh lainnya di bulan Ramadhan ini. Yaitu sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, agar kita dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, harapnya.

Sedangkan mubaligh yang memberikan ceramah dalam memperingati Nuzulul Qur’an ini, KH. Mahfudin Fasya mengatakan, bagi umat Islam merupakan suatu keberuntungan karena telah memiliki Kitab Suci Al-Qur’an yang telah membawa cahaya yang memungkinkan dapat melihat perbedaan antara yang haq dan batil

Dijelaskannya, iman dan taqwa tidak hanya diukur dengan perkataan, melainkan oleh perbuatan karya nyata atau amal ibadah dan amal saleh lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, ia mengajak kepada semua komponen masyarakat di kabupaten Cianjur untuk terus meningkatkan pengalaman isi kandungan Al-Qur’an alam menjali kehidupannya sehari-hari.

Pada kesempatan itu pula Bupati memberikan bantuan sembako sebanyak 2000 paket kapada kaum dhu’afa yang disalurkan melalui kecamatan-kecamatan, terdiri dari beras sebanyak 5 kg dan uang sebesar Rp. 10.000,-.

0 Comments:

Post a Comment